Rabu, 03 April 2013

Pantai Kenjeran dan Kebahagiaan Tak Terdefinisi



Tanggal 29-31 Maret 2013 mungkin adalah saat yang dinanti kebanyakan orang, long weekend menanti, planning liburan pun dieksekusi...bagi yang liburan. Ada yang keluar kota atau keluar negeri untuk menghabiskan tiga tanggal tersebut bersama orang-orang yang dicintai, sahabat, atau menikmati ‘me time’...yah apapun rencananya, rencana saya dan fami adalah tidak membuat rencana apapun...
 
Buka Peta dulu Bang
 
Makan di Kebeb Pak Slatem



 
Mbely Makan Kepala Bebek
Pagi hingga siang kami hanya nonton DVD film-film gak jelas yang akhirnya nggak ditonton sampai habis. Kemudian sebelum jumatan, karena kami suntuk, akhirnya muncul ide untuk jalan-jalan ke tempat yang belum pernah dikunjungi di Surabaya. Berhubung kota ini sangat metropolitan...tempat jalan-jalan kebanyakan adalah mall, mall dan mall...Bosan juga sih keluar masuk mall yang isinya begitu-begitu aja...kita pengen nyari sebuah petualangan...akhirnya diputuskan untuk pergi ke pantai Kenjeran...jeng jeng...

 
Iki Klenteng kah???
 
Ini nih pintu masuknya





Mungkin Fahmi yang terbiasa dengan pantai di Balikpapan yang indah bakalan kaget kalau sudah melihat the real Kenjeran...yap benar, akhirnya sampai di TKP dia kaget beneran...takjub...karena pantainya kotor...hahaha...bukan suasana pantai seperti yang dia bayangkan sepertinya...Disana, kita jalan-jalan muter daerah pantai dimana banyak penjual ikan asin, asesoris, makanan dan lain-lainnya...nggak beli sih hehehe...Kemudian kita nyobain semua mainan anak-anak sambil foto-foto...

Mainan ayunan di dorong Fami

Di pantai Kenjeran, ada persewaan sepeda mirip becak yang bisa dikendarai 2-3 orang yang digenjot sendiri. Tarifnya per 30 menit adalah Rp 10.000, akhirnya saya merengek supaya Fami mau mainan becak itu keliling wilayah rekreasi Kenjeran...haha...genjot baaang...serulah...sebuah kesenangan yang sederhana tapi berkesan...
Setelah selesai mainan sepeda becak itu, kami duduk-duduk di pinggir sambil memandangi sampah, ikan gak jelas di pasir (pantainya pas surut) dan burung-burung yang terbang diatas pantai itu (kayaknya burung camar ya?). Disitulah baru terasa angin laut yang sepoi-sepoi menerpa kita yang kepanasan meski duduk di tempat yang lumayan teduh...
Fami ngelirik sapa seeeh??? Ckckckck

Saya merasa seneeeng sekali saat itu, entah rasa seneng yang nggak bisa didefinisikan...rasa seneng saat itu ibarat menghirup udara kemerdekaan...akhirnya saya bisa berpetualang bersama orang yang memiliki impian dan jiwa yang sama dengan saya...kedua, rasa bahagia itu karena rasa syukur kami pada hal-hal sederhana...Pantai Kenjeran mungkin tempat wisata sederhana, wisata rakyat...tapi disitulah saya merasakan rasa bahagia luar biasa...terutama karena ada seseorang istimewa di samping saya yang mengajarkan pelajaran kehidupan setiap harinya...

Kami memang mungkin saat ini belum memiliki kemampuan dan kemapanan untuk melihat banyak hal di dunia ini, di bumi yang begitu luas ini. Namun, disitulah saya merasakan : 

bukan tempat yang istimewa yang membuat satu kenangan menjadi spesial...tapi dengan siapa kita berbagi rasa bahagia itu, 
dan bagaimana kita memandang kebahagiaan sebagai sebuah rasa syukur...
itulah yang dinamakan kenangan spesial...

Di tempat inilah kami bermimpi akan memulai petualangan melihat seperempat dunia berdua...

Salam Sayang

Mbely & Fami


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Polite comment and critic only